Penaganan Sindrom ACA pada Ibu Hamil

sindrom ACASindrom ACA (anticardiolipin) merupakan penyakit autoimun. Penyebab  ACA sampai saat ini belum ditemukan secara pasti. Virus dan bakteri yang dituding sebagai penyebabnya pun  baru dugaan saja. Menurut Dr. Baharuddin Hafied,SpOG begitu ibu hamil mengetahui dirinya terpapar ACA, ada baiknya ibu hamil segera memeriksakan diri kedokter kandungan dan juga dokter ahli penyakit dalam untuk memantau kondisi darahnya. Pemeriksaan sebaiknya dilakukan dua kali lebih sering dibandingkan dengan kehamilan normal sarannya.

“Biasanya sebelum tujuh bulan, ibu yang terpapar ACA perlu berkonsultasi dua minggu sekali. Diatas tujuh bulan frekuensinya meningkat jadi seminggu sekali sampai menjelang persalinan,” imbuhnya.

Selain itu ibu yang terpapar ACA juga harus menjalani tes laboratorium enam minggu sekali. Dari hasilnya, dokter penyakit dalam akan mengetahui kadar antibody anticardiolopin pasien dan akan memberikan pengobatan. Semakin tinggi kadarnya,kian besarpun resiko terjadinya keguguran. Jadi semakin besar juga usaha yang diperlukan untuk menurunkan kadar antibodi itu.