MODUL KEPUTIHAN

SKENARIO 1

Ny.Ita 30 tahun, PIIA0, dating ke poliklinik dengan keluhan keputihan yang sering di alami, kadang-kadang disertai rasa gatal. Saat ini ibu menggunakan kontrasepsi ADR.

KLARIFIKASI  KATA-KATA  SULIT

  • Keputihan

Cairan yang keluar dari alat genital perempuan yang tidak berupa darah berisi sel-sel mati yang keluar melalui vagina, labia, dan vulva, dapat berupa sekret, transudat, atau eksudat dari organ atau lesi di saluran genitalia yang dapat bersifat fisiologis maupun patologis.

  • Kontrasepsi

Usaha pencegahan konsepsi baik secara alamiah, penggunaan alat, obat-obat kontrasepsi hormonal, atau operasi (tubektomi,vasektomi)

  • ADR

Atau AKDR (alat kontrasepsi dalam rahim) adalah alat kontrasepsi yang dimasukkan di dalam kavum uteri yang menimbulkan reaksi inflamasi yang pada akhirnya dapat menghambat  nidasi dari hasil konsepsi.

KATA KUNCI

  • Wanita 30 tahun PIIA0
  • Keputihan yang kadang disertai rasa gatal
  • Saat ini menggunakan ADR

PERTANYAAN

1.       sebutkan dan jelaskan  anatomi dan fisiologi alat genitalia feminina?

2.       Sebutkan dan jelaskan jenis dan cirri-ciri keputihan?

3.       Sebutkan mikroorganisme pathogen yang menyebabkan keputihan?

4.       Jelaskan mekanisme terjadinya keputihan baik yang fisiologi s dan patologis?

5.       Mengapa keputihan disertai  rasa gatal?

6.       Sebutkan factor predisposisi terjadinya keputihan?

7.       Jelaskan mengenai AKDR?

8.       Sebutkan penyakit-penyakit  dengan gejala keputihan?

9.       Sebutkan langkah-langkah diagnosisnya?

10.   Bagaimana tindakan preventif terhadap keputihan?

11.   Sebutkan dan jelaskan differential diagnosi?

Anatomi Genitalia feminine

1.       Eksterna

  • Mons pubis adalah bantalan lemak yang menutupi bagian depan simphsyis pubis yang berambut
  • Labia majora  adalah terdiri dari lapisan lemak bertemu di belakang membentuk commisura posterior,ada kelenjar sebacea dan berambut
  • Labium minora tidak berambut, bertemu di atas membentuk preputium clitoridis, bertemu di bawah membentuk frenulum clitoridis, bertemu di belakang membentuk fourchet
  • Vestibulum vagina merupakan muara vagina, urethtra, kel.Bartholin, kel.Skene.
  • Clitoris adalah tonjolan yang erektil mengandung banyak saraf dan pembuluh darah

2.       Interna

  • Vagina adalah struktur beebentuk liang yang memilki tiga lapisan yakni lapisan paling dalam adalah epitel skuamosa non keratinisasi, lapisan kedua adalah otot polos, dan lapisan ketiga adalah adventisia yang mengandung banyak pembuluh darah. Pada vagina tidak terdapat kelenjar. Sel-sel pada vagina mempunyai reseptor yang terikat pada membran untuk estrogen:

a.       Sebelum puberas dan setelah menopause, jika konsentrasi estrogen darah rendah, lapisan vagina menjadi tipis dan hampir seluruhnya terdiri dari sel-sel basal

b.      Selama tahun-tahun reproduktif dank arena pengaruh estrogen, lapisan vaginal menjadi tebal dan terdiri dari 40 lapisan sel basal, sel intermediet, dan sel superficial

Vagina dilembabkan dan dilumasi dari cairan yang berasal dari kapiler pada dinding vagina dan sekresi dari kelenjar-kelenjar serviks. pH cairan vagina bergantung pada kadar estrogen.

–          Saat masa reproduktif, suasana vagina bersifat asam 3,8-4,2. Karena stimulasi estrogen, sel-sel mukosa menyimpan glikogen yang akan dimetabolisme menjadi asam laktat oleh flora normal vagina.

–          Sebelum pubertas dan setelah menopause, sedikit stimulasi estrogen mengakibatkan sedikit akumulasi glikogen dalam sel-sel mukosa sehingga pH jadi basa.

–          Suasana yang asam dan epithelium yang tebal melindugi vagina dari infeksi bakteri berbahaya. Jika kadar estrogen rendah seperti pada prapubertas dan menopause, vagina lebih rentan terhadap infeksi. Pada masa reproduktif infeksi juga sering terjadi jika flora normal diganggu atau dihancurkan oleh alat kontrasepsi kimia atau antibiotic

–          Pada saat hubungan seksual, dinding vagina juga dibasahi cairan yang berasal dari kelenjar Bartholin dan kelenjar Skene.

  • Uterus

–          Fundus merupakan bagian tertinggi dari uterus dimana pada bagian kiri dan kanannya tedapat tuba fallopii. Dinding uterus terdiri atas miometrium yang merupakan otot berlapis tiga; yang sebelah luar longitudinal, sebelah dalam sirkuler, dan diantara keduanya merupakan anyaman. Miometrium ini yang akan berkontraksi dan berelaksasi. Kavum uteri(endometrium)  dilapisi selaput lendir  yang kaya dengan kelenjar  yang bermuara pada kanalis servikalis (arbor  vitae). Pertumbuhan dan fungsi endometrium ini sangat dipengaruhi oleh hormone steroid ovarium

  • Serviks uterus adalah bagian terbawah dari uterus yang
  • Tuba Fallopii

Mukosa tuba terdiri dari epitel kubik sampai silindris yang mempunyai bagian-bagian dengan serabut-serabut  yang dengan getarannya menimbulkan suatu arus  kea rah kavum uteri dan yang bersekresi mengeluarkan getah

  • Ovarium

Terletak dikiri dan kanan dekat dengan dinding pelvis di fossa ovarica. Ovarium berfungsi menghasilkan hormone progesteron (korpus luteum) dan estrogen (sel granulosa). Di dalam ovarium terjadi proses pematangan ovum yang kelak akan dibuahi oleh sperma.