KANKER USUS BESAR (KOLOREKTAL) DAPAT DICEGAH

Kanker usus besar (kolorektal) adalah kanker yang dapat dicegah dan disembuhkan jika ditemukan pada stadium dini. Lebih dari 90% pasien yang terdiagnosis penyakit ini memiliki harapan hidup yang lebih dari 5 tahun.

Seperti umumnya proses timbulnya kanker, kanker usus besar mulanya disebabkan oleh mutasi gen (bagian terkecil sel yang mengkode bagian pembuatan protein). Akibatnya timbul polip di dinding usus. Polip ini merupakan lesi jinak; banyak orang mempunyai polip tapi tidak menjadi kanker usus. Tapi diperkirakan 5% akan berkembang menjadi kanker. Maka, strategi pencegahan kanker usus besar adalah menghindari faktor-faktor pencetus mutasi gen dan mengetahui serta membuang polip sedini mungkin.

Hal-hal yang bisa mencegah kanker usus besar yaitu:

1.       Mengkonsumsi makanan berserat dengan jumlah cukup sebanyak 30 g/hari . kecukupan jumlah serat dapat diperoleh dari mengkonsumsi 8 porsi sayur dan buah, serta roti wholemeal.

2.       Mengurangi konsumsi daging merah. Konsumsi daging merah berhubungan dengan terbentukya senyawa N-nitroso dalam fases yang mencetuskan kanker usus besar. Konsumsi ikan dapat menurunkan resiko kanker. Untuk mengurangi konsumsi daging merah, para ahli menganjurkan konsumsi daging unggas (ayam, bebek, dsb)

3.       Menghindari obesitas. Selain factor resiko untuk penyakit jantung koroner dan diabetes tipe 2, obesitas juga diketahui faktor resiko untuk kanker usus besar, sehingga dianjurkan untuk mengurangi berat badan denga olah raga yang rutin.

4.       Hindari Menghirup Asap Rokok. Asap rokok dan produk tembakau yang lain terbukti meningkatkan resiko berbagai jenis kanker. Perokok lebih banyak mengalami polip yang berkembang menjadi kanker usus besar. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan lebih dari 100% resiko pada perokok dibandingkan yang tidak merokok.

5.       Hindari konsumsi minuman beralkohol. Selain merusak hepar (hati) juga meningkatkan resiko kanker usus besar.

Beberapa gejala kanker usus besar meliputi: Perubahan pola buang air besar, terutama feses encer lebih dari 6 minggu, perdarahan dari anus, dapat bercampur dengan feses maupun tidak, pemeriksaan skrining rutin untuk mendeteksi dini kanker ususbesar adalah dengan pemeriksaan darah samar dalam feses dan dapat dilanjutkan dengan kolonoskopi.